Senin, 06 Juni 2022, 10:29:34 | Dibaca: 391
Akibat tidak memiliki kekayaan alam seperti pantai yang indah maupun wilayah pegunungan yang memiliki udara yang segar dan sehat untuk dijadikan destinasi wisata maka Pemko Medan berupaya menjadikan bagaimana sejarah Kota Medan terbentuk dengan melakukan Pengembangan Kota Lama Kesawan sebagai Lokasi Wisata. Guna mendukung terwujudnya Kota Lama Kesawan menjadi destinasi Wisata tersebut,Walikota Medan Bobby Nasution Minta dukungan United Nations atau Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Permintaan ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima Kunjungan Kerja Ms.Valerie Jualiand selaku United Nations Resident Coordinator United City for Indonesia di Balai Kota Medan,Jum'at (3/6). Dikatakan Bobby Nasution, terbentuknya Kota Lama Kesawan tidak terlepas dari dukungan berbagai etnis yang ada saat itu seperti Melayu selaku etnis asli,Tionghoa,Arab,India serta Batak dengan berbagai sukunya.
Selain Kota Lama Kesawan,Walikota didampingi Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar serta sejumlah Pimpinan OPD menambahkan,Pemko Medan juga akan mengembangkan Lokasi lainnya di Kota Medan yang juga merupakan tempat sejarah. "Oleh karnanya kami mohon dukungan (support) dari PBB untuk mewujudkannya," kata Bobby Nasution.
Kepada Ms.Valerie yang hadir didampingi Joseph Naturamu selaku Chief Security Advisor UN Department of Safety & Security for Indonesia,Menantu Presiden Joko Widodo ini juga mengungkapkan,pengembangan Kawasan Kota Lama Kesawan maupun tempat bersejarah lainnya harus diikuti dengan Keindahan dan Kebersihan Kota Medan.
Terkait dengan masalah Kebersihan ini jelas Bobby,Pemko Medan menjadikannya sebagai 1 (satu) dari 5 (Lima) Program Prioritas yang harus dituntaskan. Apalagi jelasnya,Kota Medan dalam Penanganan Masalah Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak memenuhi Standar. Menyikapi hal itu kedepan,bilangnya Pemko Medan akan melakukan Pengolahan Sampah sesuai ketentuan yang ditetapkan.